do’a untuk saudaramu

Image

 

Hari ini ramadhan ke 10. Dan tangan saya sudah gatal untuk menulis lagi. Menulis itu candu. Melihat stat yang walau tidak seberapa tapi setidaknya ada yang membaca. Perasaan ini indah. Okay, udah mulai agak ngawur. Mari kita luruskan lagi. Kali ini saya akan cerita tentang doa.

Selepas tarawih saya duduk di ruang tengah bersama mama dan adik sambil ditemani TV yang berkicau. Ada program chatting with YM alias ustadz Yusuf Mansur. Sambil tilawah sesekali saya mendengarkan materi tausiyah tersebut. Ustadz bercerita tentang doa. Alkisah ada seorang mantan preman yang berjualan buah di depan mesjid. Tangannya penuh tato tapi mukanya adem. Si bapak ini diajak ngobrol sama ustadz Yusuf Mansur. Ia kemudian bercerita tentang bagaimana Allah memberikannya tempat terbaik yaitu di mesjid. Sekarang pekerjaannya selain berjualan buah juga mengurus mesjid. Walhasil si bapak pun jadi dekat dengan mesjid. Mungkin ini salah satu golongan yang disebutkan mendapat naungan kelak di akhirat. Pemuda yang hatinya tertaut ke mesjid. Kemudian Si bapak meminta tolong sama ustadz buat nyalamin seluruh muslim di Indonesia lewat acara TV. Alasannya karena mereka telah mendoakan si bapak agar selamat dan mendapat hidayah dari Allah. Ustadz pun heran, si bapak geer pisan euy. Siapa yang mendoakan?

Kalo anda pernah mendoakan keselamatan untuk kaum muslimin, maka mungkin andalah yang diberikan ucapan terima kasih oleh si bapak. Mungkin banyak dari kita yang ga’ sadar maksud doa tersebut.

Doanya :

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْإِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا
غِلًّا لِلَّذِيْنَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

“Ya Rabb kami, berilah ampunan kepada kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu sebelum kami, dan janganlah Engkau membiarkan ada kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”

Kalo abis tarawih di mesjid deket rumah saya, doa ini dibacain keras-keras oleh imamnya dan diaminkan oleh para jama’ah. Jadi saya juga turut mendoakan keselamatan untuk kaum muslimin lainnya. Simple banget kan ya, tinggal bilang amin. Tapi kita ga’ pernah sadar efek doa tersebut. Si bapak tadi menyadari betul bahwa hidup beliau yang akhirnya diberi hidayah oleh Allah mungkin karena doa saudara-saudara muslimnya yang lain.

Jadi sebenernya, tiap muslim itu punya kesempatan untuk balik lagi ke jalan yang bener. Jalan yang lurus. Tinggal hati yang menentukan : mau ikut jalan tersebut atau mengabaikan peringatan.

Keberadaan saya sekarang ini pun mungkin juga karena mereka. Jadi, makasih banget lo, udah doain saya. Atau mungkin ada yang pernah menyebut saya dalam doanya. Semoga ia pun diberikan keselamatan selalu oleh Allah.

Jangan pernah menyepelekan doa untuk saudaramu, terutama untuk palestina, syiria, dan rohingya. Juga untuk kaum muslim lainnya yang tertindas. Karena kita ga’ pernah tau, dari mulut siapa do’a itu akan terijabah.

“Doa seorang muslim untuk saudaranya yang tidak ada di hadapannya terkabulkan dan disaksikan oleh malaikat yang ditugaskan kepadanya, tatkala dia berdoa untuk saudaranya, maka malaikat yang di tugaskan kepadanya mengucapkan : Amiin dan bagimu seperti yang kau doakan”. HR. Muslim

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s